Sunday, September 13, 2020

>> Penyebab Rambut Gundul Dan Penyelesaian Mengatasinya

Di final usia 20 tahun sampai permulaan usia 30-an, 50% lelaki akan mengalami duduk kasus kerontokan rambut yang cukup mencemaskan dan selsai pada kebotakan di usia 50 tahun.
Berdasarkan dampak ras kepada angka insiden dan keparahan, bangsa Asia menduduki posisi 2 terbesar. Jadi, duduk kasus kebotakan pada lelaki Asia tidak sanggup dianggap remeh.

Kebotakan menjadi duduk kasus tersendiri bagi beberapa orang. Untuk menanggulangi kebotakan itu sendiri dikehendaki pencarian apalagi dulu hal apa yang menjadi pemicu kebotakan itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak paparan berikut ini.

Penyebab Kebotakan - Faktor Genetik
Sembilan puluh lima persen kebotakan pada lelaki disebabkan oleh dampak genetik (keturunan) dan hormon, dan dalam dunia medis disebut dengan Alopesia androgenika (male pattern baldness). Rambut kita berkembang dan tertanam pada kulit kepala di dalam suatu kantung yang disebut folikel rambut. Pada alopesia androgenika, aspek keturunan dan hormon akan menciptakan folikel rambut kian mengecil dan menciptakan rambut yang lebih halus dan berwarna lebih muda. Pada akhirnya, folikel rambut tersebut tidak akan lagi membentuk rambut sehingga tidak ada lagi rambut yang tumbuh.

Kerontokan rambut akan dimulai secara sedikit demi sedikit dari penggalan depan terus ke belakang. Pada kerontokan awal, akan terlihat rujukan abjad M pada kepala. Jika kerontokan terus berlanjut maka akan membentuk abjad U dan dahi akan terlihat lebih lebar.

Solusi Kebotakan
kebotakan botakJika mereka yang mengalami kebotakan merasa tenteram dengan tampilan mereka maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Masalah yang muncul lebih menyangkut estetika dan kosmetika tampilan saja. Seringkali duduk kasus ini sanggup diselesaikan dengan penggunaan hair piece atau pergantian versi rambut. Cara ini merupakan yang paling kondusif dan murah.

Selain itu, menangani kebotakan sanggup dijalankan dengan sokongan obat-obatan. Obat-obat ini melakukan pekerjaan dengan menghalangi kerontokan rambut dan menumbuhkan rambut gres dengan merangsang folikel rambut. Fungsi ini sanggup diperoleh dengan menggunakan obat Minoxidil.

Sedangkan untuk menanggulangi dampak hormon pada kebotakan sanggup digunakan obat Finasteride. Sayangnya, kalau penggunaan salah satu dari kedua obat ini dilarang maka kerontokan rambut akan terjadi kembali, bahkan kadang kala kerontokan menjadi lebih singkat dari sebelumnya.
Cara lain yang lebih permanen dan seringkali menampilkan hasil baik, merupakan transplantasi rambut. Metode ini dijalankan dengan memindahkan folikel rambut dari wilayah yang lebat dan masih bertumbuh ke wilayah yang botak.
(sumber)

0 comments:

Post a Comment