Sunday, November 8, 2020

>> 5 Kebiasaan Mandi Salah Yang Sering Dilakukan

Anda suka mandi usang dengan menggunakan air panas? Para pakar sekarang memperingatkan, bahwa cara mandi yang salah, menyerupai mandi terlalu lama, justru dapat membahayakan kesehatan.


Mandi Terlalu Sering
Menurut hasil studi University of California, mandi terlalu sering memunculkan terbilasnya basil yang justru menguntungkan dan dikehendaki badan untuk menangkal infeksi. Pakar Virologi John Oxford mengatakan, selama Anda sering mencuci tangan dan memperhatikan kebersihan di wilayah intim, cukup untuk mandi dua hari sekali.

Mandi Terlalu Lama
Ahli dermatologi Dr Anjali Mahto merekomendasikan untuk tidak mandi terlalu lama. "Cukup berada di bawah pancuran atau berendam selama 20 menit. Air dapat memunculkan iritasi. Semakin usang Anda mandi, kulit Anda akan makin kering dan terancam iritasi."

Mandi dengan Sabun
Mandi saban hari dengan sabun dapat mempengaruhi kekebalan tubuh, ujar Dr Robyn Chutkan. Bakteri yang menghasilkan kulit bebas dari jerawat dan eksim akan terbilas oleh sabun. Ia cuma merekomendasikan sabun yang yang dibikin dari materi organik. Bagian badan yang memerlukan sabun hanyalah ketiak dan selangkangan.

Mengarahkan Pancuran Air ke Wajah
"Air pancuran yang panas dapat menghancurkan jaringan kulit yang sensitif pada bab pipi", ujar pakar perawatan kulit Kaye Scott. "Cara terbaik membersihkan muka merupakan dengan menggunakan air suam-suam kuku di wastafel."

Cuci Rambut dengan Air Panas
Saat mandi, wanita seringnya membilas rambut dengan air yang terlalu panas, alasannya merupakan mengira, dengan demikian rambut akan menjadi lebih bersih. Ini menurut penata rambut Andrew Barton. "Air yang suam-suam kuku lebih baik untuk folikel rambut. Air panas mengaktifkan kelenjar minyak dan memunculkan rambut cepat berminyak sehabis dicuci."

0 comments:

Post a Comment