Monday, November 16, 2020

>> 7 Kebiasaan Salah Ini Sanggup Menghancurkan Mata Anda

Menurut Daily Mail, ada seorang mahasiswa di Taiwan yang terus memakai lensa kontak sekali pakai selama enam bulan dan berakibat amuba bersarang di matanya.

Kita tidak tahu apakah dongeng ini benar atau tidak, tetapi itu yaitu pengingat yang bagus bahwa mata Anda perlu dijaga dengan baik dan benar, sama halnya dengan anggota badan yang lain.

"Ada hal-hal yang sungguh lazim mesti Anda laksanakan untuk mempertahankan mata," kata Richard Shugarman, gelar M.D., F.A.C.S., profesor ophthalmology di University of Miami dan juru bicara American Academy of Ophthalmology. Mari kita identifikasi beberapa kesalahan yang sanggup berdampak buruk untuk mata:

Berolahraga tenis tanpa pelindung
Kegiatan menyerupai tenis dan bulu tangkis sanggup membuat kerusakan besar bila Anda tidak hati-hati. "Beberapa jenis olahraga sanggup memunculkan cedera mata, yang bekerjsama sanggup dicegah dengan memakai kacamata pelindung polikarbonat yang tepat," kata Shugarman.

Tulang di sekeliling mata Anda umumnya menolong melindungi mata dari empasan benda dari luar, namun suatu benda kecil menyerupai bola tenis atau bulu tangkis sanggup mengarah sempurna ke tengah mata Anda langsung.

Memakai lensa kontak terlalu lama
"Saya pernah menangani pasien yang kehilangan jaringan parut permanen dan kehilangan penglihatani akhir memakai lensa kontak terlalu lama," kata Shugarman.

Lensa kontak bertempat sempurna di atas kornea, yang tak punya pembuluh darah untuk menenteng oksigen ke area mata tersebut. Sebenarnya, air mata bertugas melembabkan kornea, tetapi air mata tidak sanggup melakukan tugasnya alasannya terhalang kornea.

Selanjutnya, lensa, kontak Anda sanggup membentuk lapisan film di sekeliling kornea bila tidak dibersihkan secara teratur. Penumpukan jaringan film ini juga sanggup memblokir anutan oksigen ke kornea Anda. Hasil jadinya adalah, kornea mata Anda rusak dan menjadi lebih rentan kepada kuman.

Mengucek mata
Mungkin, inilah hal buruk yang paling kerap orang laksanakan kepada mata, kata Shugarman. Orang mengucek mata umumnya alasannya merasa ada benda absurd yang masuk. Jika Anda kucek, benda itu akan masuk makin dalam dan sanggup melukai mata.

Cara paling baik untuk mengatasinya yaitu dengan berkedip-kedip cepat dan lama, sehingga keluar air mata yang menolong menghalau benda absurd itu.

Atau, bersihkan mata dengan air higienis mengalir. Jika unek-unek masih ada, secepatnya hubungi dokter seorang andal mata.

Bertukang tanpa kacamata pelindung
Pekerjaan bertukang di rumah nampaknya tidak berbahaya. Tetapi, memerbaiki rumah tanpa kacamata sanggup membahayakan penglihatan.

"Saya juga pernah menangani pasien yang matanya luka, alasannya memalu logam, kemudian ada belahan logam terlepas dan melayang ke mata mereka," kata Shugarman.

Pekerjaan seperti ini bikin partikel kecil yang sungguh mungkin terbawa angin dan menuju mata. Karena itu, gunakan kacamata pelingdung untuk mencegahnya.

Tidak menenteng sunglasses
Meskipun Anda tidak bertujuan berjemur di pantai, sunglasses hendaknya senantiasa diibawa, kecuali Anda bepergian di malam hari.

Meski Anda tidak menyaksikan pribadi ke matahari, pantulan sinar UV sanggup membuat photokeratitis alias kebutaan akhir sinar yang terlalu silau. Sunglasses juga mempunyai kegunaan melindungi mata dari bubuk yang beterbangan ke arah mata Anda.

Mengenakan lensa kontak di dalam air
Entah itu air laut, air di bathtub atau bak renang, semestinya hindari mengekspos lensa kontak Anda dengan air.

"Jangan juga menyimpan lensa kontak di dalam air biasa, bukan larutan garam steril," kata Shugarman.

"Air ialah kawasan meningkat biak beraneka ragam jenis benalu yang pada permasalahan yang berat sanggup memunculkan Anda kehilangan penglihatan.

Tidak mendatangi dokter mata dikala ada sesuatu yang salah
Jika ada sesuatu yang terasa salah dengan mata Anda, walau berupa gangguan kecil, tetap penting untuk mengontak dokter mata Anda sesegera mungkin.

"Begitu banyak hal yang salah dengan mata, mudah diperbaiki pada awalnya. Tapi, alasannya telat dikerjakan jadinya menjadi parah dan susah untuk diobati," terang Shugarman.
(sumber)

0 comments:

Post a Comment