Wednesday, November 4, 2020

>> Waspadai Penyakit Preeklampsia, Keadaan Berbahaya Pada Kehamilan

Preeklampsia ialah penyakit yang sanggup timbul pada kala kehamilan dan sanggup memengaruhi kesehatan ibu dan janinnya. Preeklampsia biasanya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu.

Sayangnya, preeklampsia kerap kali tak menimbulkan gejala. Kondisi preeklampsia sanggup ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kandungan protein dalam urin.

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, tanda-tanda preeklampsia yang mungkin timbul antara lain nyeri penggalan atas perut, muntah, sakit kepala, dan gangguan penglihatan. Namun, hal itu juga sanggup timbul alasannya yaitu penyakit lain.

Preeklampsia terkadang juga dibarengi pembengkakkan di tangan, paras dan kaki. Tetapi, keadaan ini juga lazim terjadi pada kehamilan normal.

Penyebab preeklampsia sampai saaat ini belum dikenali pasti. Preeklampsia dinilai lebih berisiko terjadi pada perempuan di kehamilan pertamanya. Kondisi sanggup berulang pada kehamilan kedua.

Risiko preeklampsia juga meningkat pada ibu yang mengandung bayi kembar dan ibu yang memiliki penyakit kronis menyerupai tekanan darah tinggi, diabetes, ginjal, sampai migrain.

Untuk itu, jangan abaikan tanda-tanda yang mungkin timbul alasannya yaitu preeklampsia. Deteksi dini preeklampsia hanyalah dengan berkala mengevaluasi kesehatan kehamilan.

 Preeklampsia diperkirakan memengaruhi 1 dari 10 ibu pada kehamilan pertama. Preeklampsia ialah salah satu penyumbang angka simpulan hidup ibu dan bayi. Di Inggris, setiap tahun ada 1000 bayi meninggal dunia alasannya yaitu preeklampsia. Kebanyakan kasus meninggal dunia akhir kelahiran prematur yang ialah pengaruh preeklampsia.
(referensi)

0 comments:

Post a Comment