Thursday, January 7, 2021

>> Inilah Fungsi Motif Alur Kembangan Pada Ban Sepeda Motor

Ban sepeda motor fungsinya selain mendukung pengendalian juga menyeleksi stabilitas. Untuk itu, di telapak ban terdapat alur alias kembangan dengan rancangan yang berbeda-beda. Kembang ban ini tidak melulu untuk aspek penampilan, alasannya mempunyai kesanggupan masing-masing mendukung grip atau cengkraman di aspal. Untuk ban balap contohnya, di bab telapaknya tidak mempunyai kembangan biar melekat di aspal dikala cuaca kering.

Untuk pemakaian harian, kembang di bab depan dan belakang lazimnya dibentuk berbeda. Pada roda depan terdapat got atau alur lurus sempurna di tengah-tengah. Fungsi alur ini untuk mencampakkan atau membelah air dikala lewat jalanan basah. Jika diibaratkan, mirip haluan dalam bahtera atau kapal yang berfungsi memecah gelombang.

Alur ban motor yang bertambah banyak juga mendukung buangan air. Pola alur ini ada yang mencampakkan air ke samping atau ke belakang tergantung polanya masing-masing. Kondisi berlainan terdapat pada ban belakang. Produsen ban lazimnya menghasilkan pola kembangan tidak terdapat alur lurus di bab tengah. Bahkan, pola untuk ban belakang desainnya lebih beragam daripada depan.

Tidak adanya alur lurus alasannya ban belakang tidak memecah air mirip halnya ban depan dikala lewat genangan. Fungsi ban belakang lebih mendukung stabilitas dengan mencampakkan sisa genangan tergantung pola kembangannya.

Ukiran pola ban dengan alur miring bersudut 45 derajat bermaksud biar arah buangan air bisa ke samping. Adapun pola ban yang memadukan antara garis vertikal dan miring bermaksud biar buangan air bisa ke segala arah, baik ke belakang maupun ke samping.
(sumber)

0 comments:

Post a Comment